Kamis, 12 Oktober 2017

Alur

Waktu seakan cepat, dan seakan lambat, berlalu tanpa ragu, berjalan dengan yakin. Tidak ada seorangpun yang akan menolongmu kecuali dirimu sendiri. Mungkin aku terlalu lengah pada diri sendiri, sehingga aku kurang dapat mengatasi semuanya dengan sendiri. Tujuan tinggal tujuan, meleset, atau pas kena sasaran itulah akibat dari sebuah tindakan. Sudah bosan dengan harapan, semua tidak harus seperti ini, tetapi terkadang hati berbisik lirih memang sudah sehrusnya begini mau bagaimana lagi. Jika kamu menebak itu belum tentu benar, ekspektasi tinggi sebuah cerita, karena aku sudah mencoba dan aku tak sanggup. Semua seperti mudah dan semua terasa sangat sulit, hanya perlu mencari alur, dan aku belum menemukan alurnya, aku masih mencari dan terus berusaha, mengingat kembali, dan berusaha terjaga, jangan tidur, jangan tidur, jangan tidur, atau nanti mengulur waktu. Jangan sampai nanti menyesal, aku harus ingat dan harus bisa :D

Selasa, 03 Oktober 2017

KAMU!!!

Terkadang kita lupa, kita memiliki batas waktu, terkadang kita merasa nyaman dan terus bertahan. Cukup sudah berhenti seharusnya, percuma juga bertahan sekuat apapun ini memang kesulitan yang harus di terima. Tidak ada dan tak akan pernah ada mesin waktu, sekali kita melewati waktu tak akan pernah datang kembali, seperti tipuan waktu bisa berlalu terus saja begitu hingga kita merasa dia datang dan berulang. Tetapi harus kita ketahui itu bukan waktu yang sama, itu waktu yang berbeda, sekarang, dulu, dan nanti itulah hidup.

Aku tidak akan menyerah tetapi hanya lupa tujuan arah, pendapat memang penting tetapi berkutik itu percuma. Seseorang datang memberi hatinya aku tak percaya dia hanya tipuan belaka. Entah rasa haru atau benci semua ini aneh.

Lebih cepat lebih baik kata siapa????? mungkin memang benar tapi aku meragukannya. Tidak ada kenyamanan yang sempurna semua ini hanya semu belaka. Hidup itu tipuan yang membuat kita terbuai. Tidak ada sukses dengan mudah tidak ada cara cepat adapun cara pintas itu tidak akan menjadikan pantas. Aku percaya setiap hal butuh proses, jika ingin bahagia harus mencari bahagia itu dan melewati beberapa kendala. Itu normal. . .

Jika ingin semua sesuai keinginan jangan hanya diam. Itu mimpi belaka. Kita harus berjuang melawan segala rintangan. Jika kamu seperti itu aku mulai khawatir, menunggu yang tak pasti berdiam seperti itu. Aku tidak ingin berjuang sendiri mencari dan berjuang, namun kamu hanya meminta madu. Tidak akan pernah aku biarkan duniaku terbalik. Jika tidak ingin berjuang kamu bukan seseorang yang layak di perjuangkan. Perjuangan macam apa jika kamu hanya berusaha menerima dan menikmati semua kerja keras dengan separuh hati yang kamu beri. Ini tidak adil. . .

Sabtu, 30 September 2017

KLARIFIKASI

Kenapa semua pertanyaan membutuhkan jawaban, jawaban yg dirasa berbeda dan tidak sesuai sangat tidak bisa diterima, kenapa semua terhanyut dengan masalah yang mereka hadapi, kenapa mereka terasa pusing dan stress menghadapi masalahnya, kenapa semua harus serba cepat, kenapa seseorang yang seperti siput tidak diperbolehkan bertahan????
Adilkah ini???? Mereka berpendapat dan bebas berpikir sesuka hati, saling menyakiti dalam setiap tindak dan kata, tidak peduli seseorang yang sedang bertahan mulai goyah karena lelah, menghakimi seolah tindakan salah, membiarkan kesalahan mengalir sewajarnya, mungkin aku rasa dunia semakin mendekati hancur. . .

Adakah seseorang yg sabar menunggu hari terakhir?????? Gapai mimpimu, aku sudah bosan, ambisi terlalu munafik untuk seorang sepertiku, aku mulai tidak peduli dengan tatapan tajam, hey aku juga punya mata, cibiran bodoh, hey aku juga punya mulut. . .
Aku tak pernah ingin menjadi seseorang untuk orang lain, mungkin aku mulai egois tapi aku belajar jujur, aku nyaman dengan menjadi diriku sendiri, pergi saja aku tak membutuhkanmu, aku merasa terlalu salah jika harus terjatuh bersamamu, aku ingin melihatmu bahagia, aku bukan pilihan tepat untukmu, pergilah aku pantas dilupakan. . .

Tak bisakah aku menikmati setiap apa yg ku miliki sekarang???? Waktuku adalah milik dan pilihan ku sepenuhnya jangan membuang waktu untuk berkata aku telah mebiarkan waktuku begitu saja.
Aku bisa menjadi apapun semauku, dan aku juga punya aturannya, bukan masalah siapa yang lebih pintar, karena aku berpikir kita semua seperti avatar pengendali setiap elemen yang telah di anugrahi, begitu juga kita si pengendali kehidupan, diriku waktuku, hidupku bukan milikku inilah pemberian dari Pencipta untukku, begitu jg kalian sangat tidak berhak, sudahi saja argumenmu aku sudah sangat cukup mengerti, tapi pandangan kita jauh berbeda.

Kesalahanku biarlah Tuhan yg memberikan hukuman, kebaikanku semoga terus dapat berbuat demikian, aku pikir ini lucu, dan terkadang ini tragis, aku pusat masalah dan aku punya sejuta kunci untuk menyelesaikan masalah.
Terima kasih banyak untuk segalanya. . .

Senin, 18 September 2017

Pikir dulu sebelum posting MEN PENTING NIH !!!!!!!!!!!!!!

Nulis lagi ah, sekarang mau curhat aja tentang sosmed, yang gue yakin semua orang, semua kalangan bahkan bayi yang baru lahir aja udah punya, yah dibikinin akunnya sama ortunyalah masa iya bayi bisa langsung login akun gitu hhahaha (garing sih g lucu) . . . 

Nah nah nah, banyak banget keuntungan dari sosmed ini, semua udah taulah yah media sekarang pasti kebanyakan mainnya online gitu bukan media cetak lagi, informasi apapun lu bisa dapet kalau tau gimana caranya, dengan modal smartphone ditangan dan koneksi internet udah deh nikmatin tuh berseluncur ria, tapi ada yang ngga boleh di lupain klo dari sini juga sumber masalah bisa terjadi.

So, ngga perlu panjang lebar lagi buat intronya, langsung aja ke intinya, jadi gini gue sebagai pengguna aplikasi bersifat pengiriman pesan seperti Whatshapp, merasa sangat sangat sangat terganggu beneran, seriusan deh, asli banget banget banget, bukan masalah aplikasinya melainkan penggunanya yang emang bener mereka temen gue sendiri, maaf bukan mau ngejelekin atau mau buka aib, tapi gue pengen kita belajar aja.

Dari aplikasi ini kita dapat terhubung satu sama lain, ngga cuma personal, tapi juga kita bisa bikin grup dengan beberapa orang di dalamnya, kegiatan chatting semakin seru, dengan segala kemudahan di dalamnya berkirim gambar, video, rekaman suara, dan sebagainya. So itu juga yang jadi pertimbangan, semakin kesini obrolannya semakin ngga jelas aja, selain ngebahas hal yang ngga terlalu penting mereka semakin menjadi jadi mulai dengan gambar - gambar yang gue rasa ngga seharusnya dilihat, dan di grup ini bukan cuma cowok aja ada cewek seperti gue terpaksa ngelihat gambar itu, pas ada notif kita lihat thumbnailnya, dari situ aja udah kelihatan klo lu klik yah makin lah jelas, terus meskipun ngga kelihatan tapi bodohnya gue ini karena belum pernah ngutak ngatik pengaturan Whatshapp jadilah semua media yg diperoleh langsung tersimpan ke galeri. 

Nah diperingatinlah, eh dianggapnya cuma kentut yang ada cuma sepintas aja kemudian hilanglah tuh bau kentut bersama udara, mereka masih ngeyel men teruuuuuuus aja ngirim gambar aneh, dan video yang asli bikin gue nyesel seumur hidup liatnya sumpah eneg banget dah.

Dari sini gue mulai stres men, lah kok gini yah, yaudah gue keluar dari grup yang kaga ada faedahnya ( ah so suci, ah so alim, dih baperan, dih aneh) bodo amatlah, eh malah dimasukin lagi coba sampai berapa kali keluar terus aja gitu sampai gue nyerah yaudahlah . . . 

Pelajarannya ngga semua yang lu posting ke grup itu seru seruan atau bahan candaan atau sekedar untuk meramaikan di perbolehkan, selama itu bukan hal yang ngga baik yah kenapa ngga, lah ini berbau (maaf) mesum gitu gedek lah gue, pikir lagilah kalau mau ngirim apa - apa ke grup itu, ada manfaatnya ngga???? ada yang ga suka ngga??? ada yg kesinggung atau keganggu ga???? kan situ kaga tau yh maen poting aja. 

Dipikir ngirim begituan ngga dosa apa??? ga takut masuk neraka??? ( dih masa iya masuk neraka gitu doang) yah siapa tau men kan kitamh ngga pernah tau apa yang akan terjadi, ayolah berpikir dulu sebelum bertindak, inimh diingetin ngga diwaro, ga diingetin semakin menjadi, udahlah emang punya hak sih buat posting tapi gue juga punya hak buat merasa terganggu karena postingan lu.

"Dih masalah sekecil ini kok di besar - besarin ??'' , "ih cowokmah gitu udah biasa", "ah gak santai lu", "mainnya kurang jauh, pulangnya kurang malem", "panatik!!!!", "merampas kebahagiaan orang lain". hmmmmmmmmm gpp mau gimanapun yah gue udah berusaha lho ngerti, eh tapi klo buat jadi bagian yg menikmati postingan kayanya ngga mau deh sorry.

Dan sekarang terjadilah kaya gini beberapa orang keluar dari grup, karena mungkin mereka jg terganggu sama kaya gue, nah klo udah gini siapa yg di salahin?????? yang posting marahkan merasa di salahkan, yang protes kaya gue juga marahlah ngga terima men, balikin ingatan gue yg ngga pernah nonton video yg lu posting kemarin bisa ngga????? terserah yah mau punya segimana banyak di galeri hp lu, tapi ngga perlulah lu share ke orang - orang hanya buat dapet perhatian, toh ujung - ujungnya lu bakal nyesel sendirikan merasa bersalah, dan dengan entengnya lu bilang "itu suruhan anak -anak bukan gue", gituuuuuu aja mulu sampai semut beranak pinak dan punya pleton sendiri. Ah elah ga gentle amat, gimana klo udah jadi perkara coba, hati - hati lho sekarang udah ada UU ITE meskipun Indonesia masih belum tegas, tapi dengan adanya UU ini yah bisalah jadi alasan ke jalur hukum. Segala sesuatu itu ada aturannya biasakan kita ngikutinlah aturannya. Harus malulah sama hp yang di gadang - gadang pinter eh kita orangnya masih b**o aja.

Segitu aja dah curhatnya, semoga menjadi pelajaran buat kita kedepannya. Yaudah makasih udah baca Arigatou . . .

Rabu, 09 Agustus 2017

Tamparan buat gue

Karena hidup bukan tentang cepet - cepetan mencapai goals, atau menata dengan semua kerempurnaan. Gue merasakan ada tamparan yang menerpa diri gue dari seseorang yang gue yakin dia tulus ngasih dukungan buat gue disaat seperti ini. Dia udah ngasih penerangan yang selama ini gue tersesat di gelapnya ruang yang ada dalam diri ini ( asyikk eta terangkanlah . . . hhahahaha )

Percaya atau ngga gue ngerasa segala sesuatu itu tidak berjalan dengan lancar, mungkin karena mindset itulah akhirnya terjadi seperti itu, tapi yang perlu gue tau, gue bisa merubah semuanya dengan usaha yang gue lakuin walaupun dengan kecepatan siput sekalipun.

Gue tau semuanya sudah ada yang mengatur, apapun itu, gue tidak pernah meminta perhatian ( emang ada yg merhatiin??? gr lu emang ), gue cuma mau seseorang atau banyak orang mengghargai segala yang telah gue pilih dan berdampak dalam hidup ini, apa cuma karena berbeda dengan kebanyakan orang gue harus seberdosa itu????? men gue ngga pernah melakukan tindakan kriminal, gue mengikuti segala aturan kepercayaan yang gue anut, gue menyayangi keluarga gue, gue menyayangi diri gue, gue menjaganya, tapi hanya karena hal tidak berjalan seperti seharusnya apa gue salah?????

Okeeeee hingga akhirnya gue sadar, gue ngga bisa seperti itu terus dan mengeluh, sekarang gue mulai fokus lagi menata segala yang telah terjadi dan berusaha menyelesaikannya, tamparan ini tidak keras tapi sudah membuat gue benar - benar tertegun, penampar bener men gue ngga seharusnya terjebak di keadaan ini, gue bisa iya gue bisa, ngga peduli seberapa besarpun halangannya, karena gue percaya selalu ada jalan keluar selalu ada pertolongan selama gue berserah Kepada Nya. 

Gue ngga butuh banyak alasan lagi, karena pengakuan memang dapat lebih di terima, mungkin gue kurang mampu apa gimana, tapi sekarang gue bener - bener ngumpulin semuanya untuk berlari seperti atlet maraton, gue ngga mau jadi manusia siput lagi yang butuh banyak waktu untuk melewati beberapa langkah, gue tau gue ngga bisa menjadi manusia dengan kecepatan super karena gue bukan superhero ( atau mutan ) sekalipun, gue manusia biasa yang banyak capenya, gue ngga perlu jadi roket, gue cuma harus siap untuk berlari melewati fase dalam hidup gue karena sudah waktunya gue ngelewati itu dan waktu gue sangat terbatas.

Hadiah terbaik bukan sesuatu atau benda yang sangat mahal harganya, bisa bermanfaat tentu sangat baik, tapi hadiah yang paling baik adalah do'a, walaupun tidak terlihat tapi mungkin dari itu kita dapat merasakannya, bukannya sangat banyak keajaiban berkat do'a. Terima kasih banyak do'a dan dukungan yang sangat berarti ini . . .

Rabu, 02 Agustus 2017

mendingan jadi amoeba

Di saat orang-orang mulai sibuk dengan aktifitas hidupnya masing-masing, gue juga begitu menjadi orang yang pura-pura sibuk dan punya kesibukan, lebih jelasnya tanggung jawab skripsi hhehehehe

Gue ngerasa menjadi manusia siput, saat orang lain mulai merasakan perubahan hal yang banyak terjadi dalam hidupnya, gue masih gini-gini aja jalan di tempat muter tanpa tujuan, gue emang selalu menjadi perpandingan terlebih diri sendiri yang ngerasain dengan orang yang dengan gercepnya membuat perubahan, nah gue jalan nya udah tanpa kecepatan udah kaya zombie yah gue kira itu keren (ngga lucu sih)

Kenapa temen-temen gue udah berubah dia berubah menjadi ibu karena mereka menikah dan punya anak singkat cerita yah ketemu jodohlah yah, nah masalahnya gue ngga begitu gue ngerasa itu masih topik yang sangat jauh men, gue emang aneh gue sendiri ngerasa gitu tapi ini kayanya normal kok

Gue iri sama orang yang galau setengah mati di tinggal mantannya dia belum bisa move on, gue ngga pernah ngerasa kaya begitu, tapi temen gue yang lain bilang kalau gue lebih beruntung karena belum pernah ngerasain sakitnya di tinggal mantan, okeee gue bingung . . .

Ngga pernah muluk-muluk gue cuma pengen suatu saat ada seseorang yang mungkin sial dapetin gue sebagai pasangannya (beruntung) iya sial karena gue ngerasa hidup manusia itu ribet men, buat beregenerasi aja dia butuh pasangan kenapa ngga kaya amoeba aja yang ngga usah ribet nyari pasangan karena dia dengan mudah memperbanyak keturunan dengan cara membelah diri so simple gitu doang hhahahahaha

Kalau ada orang yang nanya lu pernah ngga sih ngerasa suka sama lawan jenis ??????
tereng teng teng teng teng (kepo yah) jawabannya yah pernahlah gue normal kali itu Taeyang gue suka banget malah hhehehe, tapi gue jg bakal bilang ngga tau yah kalau aslinya tapi cuma mau ngasih tau pas semester 7 gue pernah suka sama seseorang dan gue mules men liat dia terus gue ngerasa kalau dia itu orang yang paling spesial, tiap ketemu seperti ada intro lagu yang gue suka terngiang gitu aja, gue ngga bisa liat matanya asli ngga sanggup, kok gue jadi aneh yah dapet chat dia di baca terus sampe hapal padahal cuma ngirim satu pesan doang, gila gue seperti zombie, gue putusin untuk menjauh dan ngga suka dan tiba pada akhirnya dia udah dapet pasangan hidupnya awal tahun ini, dan gue biasa aja (ngga sakit, teh Maya sih bilang kalau itu bukan suka tapi kagum)

Lebih sakit pas gue nonton MV Taeyang yang judulnya 1AM kalau ngga salah di situ Taeyang beradegan mesra sama lawan mainnya di video clip tersebut, gila gue ngga terima sakit hati, dan kabar berikutnya ternyata Taeyang resmi pacaran sama cewek tersebut dan langgeng sampai sekarang. Gila men gue sempet frustasi sih sampe sakit dan ngga masuk kuliah (lebay sih emang) tapi itu kenyataan yang terjadi. 

So gue jadi mikir kenapa ternyata amoeba emang berkali-kali lebih gampang tidak perlu pasangan tidak perlu apapun. Tapi gue ngga boleh gitu gue harus menjadi manusia yah manusia yang bahagia, So gue bakal berusaha untuk menjadi manusia ketimbang menjadi amoeba yang bisa membelah diri, Gue yakin gue juga bisa seperti temen-temen manusia gue yang lain (ambigu banget anjir) doain aja gue bisa, yah bisa bisa bisa, Arigatou udah baca . . . 

Rabu, 19 Juli 2017

Hidup ngga usah drama

Hallo eprihbadi (sengaja alay biar berasa aja ngomong gitu) anyeong semuanya gue harap semua berjalan sebaik mungkin, apapun yang sedang lu jalanin di kehidupan lu. 
Jadi so so so seriusan ini tulisan alay tapi gpp cuma mau curhat aja seperti biasa, gue lg berusaha buat kelarin gelar sarjana yang molor setahun gara2 banyaklah kalau harus di ceritainmh, diantaranya pembimbing yg di tempat intasi pindah ke Kupanglah jadi ngga bisa buat jadi pembimbing satu atau dua (gimana ceritanya yakali jauh amat bo), terus macam2 berbagai hal lainnya, tapiiiiiiiiii gue ngga pernah mempermasalahkan itu karena gue tau setiap orang punya waktunya masing2 (tapi ini di bahas2) yang menjadi ke anehan adalah saat orang2 mulai khawatir dengan ini "ntuh anak kapan lulusnya????" btw makasih yo saya sedang berusaha ini eh iya gue hhehehehe. Terlebih gue udah mulai merasa sedih dikit saat adik tingkat gue udah pada lulus temen mh udah banyak apalagi yg seangkatan beda univ lagi udahlah . . .

Pernah ngga sih ngerasa masalah yang lu hadepin itu berat banget saking sulitnya lu ngerasa jadi orang tersial di dunia, banyak kali yah, dulu sebelum mendengar ceramah Aa Gym gue ngerasa gitu (gitu gimana) yah gitu jadi orang tersial di dunia padahal masalahnya yah gitulah ngga seharusnya ngerasa kaya begitu, back to the topic jadi mengutip ceramahnya Aa Gym bilang hidup itu tidak usah di dramatisir, jangan mendramatisir keadaan . . .

Intinya hidup ngga usah drama, biarkan semuanya berjalan sesuai keadaan, kalau kata dosenmh jalanin aja ikutin alurnya ceunah. semakin kesini gue semakin mengerti apa maksudnya yah itu dia kita ngga perlu aneh2 deh, misalnya udah tau kerjaan resikonya cape nah kita membuatnya menjadi semakin buruk, atau lari dari tanggung jawab, padahalmah kerja aja yg ikhlas nanti jga ngga kerasa capenya (maaf sotoy belum ngerasain dunia kerja, setau gue sih gitu kata yg udah kerja), pada dasarnya manusia ingin terlihat lebih dari sesamanya dalam segala aspek, apapun itu, toh penampilan, pendapatan, kualitas hidup atau ibadah (kalau ibadah gpp selama tidak berharap pujian).

Inget hidup itu bukan cuma melulu tentang dunia, jangan sampai lu nanti nyesel di akhirat gara2 perbuatan lu di dunia. Sekalinya di ingetin jawabannya "so ceramah", "kaya hidupnya udah bener aja", "urusin hidup sendirilah", parahnya sampai bilang "dosa gue bukan urusan lu tau darimana lu tentang akhirat mati dulu sono" (ini bener sih gue denger sendiri dari orangnya tapi bukan gue yg ngingetin) dan masih banyak lagi Astaghfirullah  . . .

Udah biasa sih sebenernya kalau hal kebaikan itu jalannya lebih susah, beda sama hal buruk gampang banget, tapi yaudahlah yah semua orang jg udah tau kenapa, kitamh jalanin aja sebisa kita dalam hal kebaikan, ngga perlulah kita sampai gimana2 sama pilihan orang yg berada dalam hal yg salah, inget tugas kita hanya mengingatkan dan mengajak dengan cotoh yang juga baik, jangan memaksa dia punya haknya sendiri.

Semakin kesini orang2 semakin bingung, banyak banget yang terbawa oleh arus, seperti fenomena cabe2an yang meningkat (dulu jg aku cabe, soalnya dimotor bonceng tiga), dan gosip yang menjadi topik utama bukannya berita yang bener2 tanpa hoax yang merajalela membuat para emak2 percaya seperti sosmed contohnya difacebook banyak tuh dan mereka telen bulet2 aja tuh berita percaya gitu aja, "tahun 2020 kiamat", "malaikat di atas Ka'bah","like dan komen Amin masuk surga" (emak gue percaya men) ngga tau kali kalau itu ulah segelintir oknum yang mencari keuntungan untuk dia jual menjadi iklan dan sumber penghasilan buatnya.

Kemudian gosip dimana2 antar tetangga juga sudah biasa dah masalah pribadi di bawa ke sosmed, biar apa jadi artis antar RT??? (drama emang hidupnya) so orang2 mulai deh bertingkah seakan saling tertarik dengan kehidupan yang lain, dan berjaga bahwa dia harus lebih dari orang yang dia perhatikan. Terkadang orang ribet ngurusin masalah orang dan ikut nimbrung tanpa tau masalahnya. Ngomong seenak jidat tanpa banyak pemikiran, menilai orang dengan gampang tanpa hambatan. Sebenarnya manusia itu punya rasa egois dalam dirinya termasuk gue sendiri tapi yang membedakan adalah ada orang yang membiarkan egonya bebas tanpa kekangan dan merasa hal yg benar sehingga dia di kuasai oleh egonya sendiri bukan kebalikannya yaitu orang yang menguasai egonya.

Semakin kesini gue jadi mikir juga janganlah menjadi orang yang menyebalkan, mulailah menjadi orang yang berkualitas (lg berusaha yh) yang memilih melakukan hal penting ketimbang hal yang tidak penting, mendoakan orang kalau orang itu bikin kita kesel, sabar dalam melewati berbagai hal fase kehidupan, memberi tahu orang lain bukannya memarahi, sering bilang terima kasih, minta maaf tanpa di minta, tapi percaya deh itu susaaaaaaaaaaah bangettttttt nget nget nget

Dan ini sih yang paling penting jangan pernah menyalahkan orang lain untuk kesalahan yang lu lakuin sendiri, banyak tuh kan orang yang salah bikin alesan gitu gitu, kalau lu salah yaudah resiko dong tanggung sendiri dan ambil hikmahnya pelajaran buat kedepannya.
kalau lu merasa lebih dari orang lain mungkin karena lingkungan lu hidup sekarang memperlakukan seperti itu, lu pergi dari situ banyak banget yang lebih dari lu, lebih pinter, lebih berharta, lebih berpengalaman dan banyak lebih lainnya, ingat diatas langit masih ada langit bang.

Ingat men di hadapan Tuhan kita semua sama derajatnya walaupun di kehidupan nyata kita berbeda, karena Tuhan itu adil dan tidak pilih kasih bukan seperti manusia lain ceritanya itu . . .
Ngerasa sendirinya paling benar, yaudah egois itu namanya, haruslah bisa menerima pendapat orang.
Segitu aja tulisannya semoga bermanfaat maaf maaf kalau tersinggung inimh apa tulisan blog si jijah dia juga belum tentu bener so soan ngingetin hhehe (cita2 aku jadi Ustadzah lho) mana ada diamh ga tau deh mau jadi apa kelak yaudin makasih yang sudah membaca Arigatoooooo . . .