Rabu, 22 November 2017

..........

Gue pikir udah bukan saatnya gue bingung harus ngapain. Gue ngga habis pikir kenapa orang2 dengan santainya menjalani semua yang mereka lakukan. Gue masih perlu mikir buat bisa seperti itu, mungkin gue gak jelas lg cerita apa tapi gue sering melakukan hal dua kali yang sebenernya hanya perlu gue lakukan sekali cukup.
Mungkin karena kecepatan gue yang terbatas engga deng ngga terbatas tapi gue batasi sendiri. Gue sering banget pengen tidur tapi gue mikir dulu jadinya ngga tidur tidur. Gue sering pengen dengerin lagu di playlist setelah gue dengerin gue masih nyari lagu yang lain. Gue tau gue harus gimana tapi gue ngulangin lagi kesalahan. Gue banyak berhenti saat waktunya gue harus berlari dengan cepet. Banyak yang gue ngga ngerti gue ngga ngerti men . . .

Selasa, 21 November 2017

Seseorang

Seseorang yang memberikanmu senyuman yang paling tulus, aku tidak butuh. Aku pikir senyuman itu palsu. Seseorang menghampirimu karena ada hal yang menarik menurutnya yang kamu miliki. Aku bukan gula yang manis dan aromanya mengundang banyak semut untuk menghampiri. Aku masih merasa aneh kenapa perubahan ini sangat cepat. Tidak bisakan sedikit menungguku??????

Aku memang penjahat yang tidak melakukan tindakan kriminal, tapi aku enggan dengan harapanmu yang membuatku takut. Percayalah Tuhan akan memberikan seseorang yang terbaik untukmu, aku juga berdoa untuk itu.
 
Mungkin aku sedih saat ada seseorang yang kecewa, tapi ini terlalu cepat. Terkadang aku sangat menikmati hidup dengan caraku sendiri. Pilihlah jalanmu sendiri aku sangat tidak yakin dengan pilihanmu aku bukan bagian dari itu. Aku tidak mau suatu saat nanti kamu menyesal karena menjadikanku sebagai pilihan. Bukan aku . . .

Aku menikmati saat ada orang - orang baik yang hadir di hidup ini dan perlahan mereka pergi karena paham aku akan selalu berada di satu titik yang sama. Aku tidak istimewa seperti yang kamu pikir, pergilah, aku akan merelakan, aku ingin seperti dulu lagi, saat kamu jengkel karena aku yang tidak pernah menyapa.

Aku bukan pusat gravitasi, ada atau tidak adanya aku semua orang tidak akan memperdulikannya, mereka akan tetap sibuk dan terus menjalankan aktifitasnya. Aku bukan orang yang berhak mendapat perhatian karena aku bukan siapa - siapa bahkan dari satu orangpun. Tapi aku akan tetap mencarinya dan terus berdoa Kepada Tuhan. 

Kita terlalu berbeda dan sangat mencolok, aku tidak ingin mengundang banyak kata yang akan terlontar, aku tidak bisa. Terima kasih banyak . . .

Rabu, 15 November 2017

23 tahun usia hidup alien

23 tahun hidup di dunia, banyak yang terjadi dalam hidup ini, padahal gue ngerasa hidupnya lurus - lurus aja. Kesalahan paling besar mungkin ngga nyelesain kuliah tepat pada waktunya, yah gimana masalah paling besar yah ini. Tapi bener yah kata orang, semakin kesini lu bakal banyak berpikir bahwa hidup lu itu memang berharga banget. Jujur gue iri men sama orang yang dengan penuh rasa percaya tinggi melakukan hal yang mungkin sangat beresiko kalau buat gue.

Gue terlalu penakut, semakin kesini gue semakin ngga berani bahkan berpendapat hal yang sebenernya bener banget tapi gue masih kalah di banding yang lain. Mungkin tampang gue emang pas banget buat jadi bahan bullian tapi percaya atau ngga dari kecil gue ngga pernah sekalipun di bulli atau mendapat hal yang tidak mengenakan dari temen - temen gue, dan guepun tidak menjadi orang yang bisa ngebulli men, dari dulu gue selalu menghindari ketegangan, gue nyari aman sampai sekarangpun.

Cuma dulu gue pernah bikin temen cowok gue berdarah kepalanya gara2 gue lempar batu, gue kesel men dia jailin temen cewek gue dan gue trauma takut jadi pembunuh, dia ngga masuk 3 hari men, gue semakin takut sekalinya sekolah dia pake perban katanya kepalanya di jahit. Tapi orang2 ngga nyalahin gue karena dia emang anak nakal kali yah, kejadian ini pas kelas 6 SD. Tapi pas TK temen2 gue bilang gue nyebelin banget karena ngga tau waktu itu gurunya ibu gue kali yah jadi ngga ada yang berani. 

Gue seperti bayangan keberadaannya samar - samar, mungkin banyak orang yang bakal ngelakuin hal atau berpenampilan yang sedikit atau banyak berbeda, atau nyentrik buat jadi pusat perhatian, tapi gue ngga kaya gitu men gue udah sangat senang dengan keadaan dimana ngga ada satu orangpun yang merhatiin gue. Gue ngga tau apa emang gue itu Introvert atau gimana tapi gue ngerasa sebagai alien di tengah banyaknya manusia.

Gue sangat bersyukur tidak banyak orang yang menyadari keberadaan gue, kenapa gue harus dapat perlakuan yang spesial???? gue bukan siapa - siapa. Gue ngga ngerti kenapa orang bisa muji tapi di belakang ngejelekin orang tersebut. Ribet banget men, gue kadang mikir kenapa orang bisa nilai orang lain, ngikutin kehidupannya, ngeliat, dan bilang, "hmmm dia baik yah", atau "duh dia ngga cantik", atau "duh dia ngga punya kerjaan, padahal kuliah", men lu mau hidup lu habisin buat nilai orang lain??????? Bukan gue, gue ngga mau jadi seperti kebanyakan orang.

Setelah gue pikir - pikir gue harus sekali ngelakuin hal yang mungkin bikin nyawa gue jadi taruhan hhahahahahahahah gue mau bungge jumping dari ketinggian yang sangat tinggi dan gue loncat dengan kecepatan penuh dan hidup gue bergatung pada seutas tali. Gue ngga tau bakal seberani itu atau ngga, tapi hal yang harus duluan gue lakuin harus meringankan massa tubuh gue  . . . 

Dulu gue mikirnya dunia ini ngga adil, mereka yang cantik menjadi pusat perhatian dan mendapat perlakuan istimewa, atau hanya orang kaya yang bisa membeli segalanya, atau cuma orang pintar yang punya banyak teman. Dan gue bukan siapa -siapa, tapi dengan berpikir seperti itu gue harusnya sadar kalau gue iri men sama mereka. Rahasianya lu bisa dapetin semuanya padahal fisik lu ngga menarik, ngga punya banyak duit, dan kurang pinter (ga pinter tapi diperhalus), kuncinya ketulusan men, ah becandaaaaaaaa, deuh seriusan, dengan ketulusan yang lu miliki lu bakal dapet apapun yang lu mau. Lu hanya perlu menjalani hidup lu dengan tulus, memberi senyuman dengan tulus, menolong dengan tulus, kerja dengan tulus, sekolah dengan tulus, belajar dengan tulus, kalau lu masih ngeluh - ngeluh atau pamrih lu masih belum tulus men!!!!!!!!!!!

Intinya lu bisa berencana sebaik apapun, tapi inget men ada yang lebih berhak dengan skenario hidup kita. Tugas kita yang berusaha dan berdoa (klasik yah) tapi emang bener sih. Gue masih berusaha, gue alien atau manusia siput yang perjalanan hidupnya lambat. Tapi gue seneng dengan gue yang sekarang gue emang hidup dengan banyak mimpi konyol gue, tapi hidup gue monoton tapi gue suka, gue suka menjadi manusia yang bernafas, dan melakukan aktifitas lain. Okeeeeeeee see u, Arigatou udah baca ^^


Kamis, 12 Oktober 2017

Alur

Waktu seakan cepat, dan seakan lambat, berlalu tanpa ragu, berjalan dengan yakin. Tidak ada seorangpun yang akan menolongmu kecuali dirimu sendiri. Mungkin aku terlalu lengah pada diri sendiri, sehingga aku kurang dapat mengatasi semuanya dengan sendiri. Tujuan tinggal tujuan, meleset, atau pas kena sasaran itulah akibat dari sebuah tindakan. Sudah bosan dengan harapan, semua tidak harus seperti ini, tetapi terkadang hati berbisik lirih memang sudah sehrusnya begini mau bagaimana lagi. Jika kamu menebak itu belum tentu benar, ekspektasi tinggi sebuah cerita, karena aku sudah mencoba dan aku tak sanggup. Semua seperti mudah dan semua terasa sangat sulit, hanya perlu mencari alur, dan aku belum menemukan alurnya, aku masih mencari dan terus berusaha, mengingat kembali, dan berusaha terjaga, jangan tidur, jangan tidur, jangan tidur, atau nanti mengulur waktu. Jangan sampai nanti menyesal, aku harus ingat dan harus bisa :D

Selasa, 03 Oktober 2017

KAMU!!!

Terkadang kita lupa, kita memiliki batas waktu, terkadang kita merasa nyaman dan terus bertahan. Cukup sudah berhenti seharusnya, percuma juga bertahan sekuat apapun ini memang kesulitan yang harus di terima. Tidak ada dan tak akan pernah ada mesin waktu, sekali kita melewati waktu tak akan pernah datang kembali, seperti tipuan waktu bisa berlalu terus saja begitu hingga kita merasa dia datang dan berulang. Tetapi harus kita ketahui itu bukan waktu yang sama, itu waktu yang berbeda, sekarang, dulu, dan nanti itulah hidup.

Aku tidak akan menyerah tetapi hanya lupa tujuan arah, pendapat memang penting tetapi berkutik itu percuma. Seseorang datang memberi hatinya aku tak percaya dia hanya tipuan belaka. Entah rasa haru atau benci semua ini aneh.

Lebih cepat lebih baik kata siapa????? mungkin memang benar tapi aku meragukannya. Tidak ada kenyamanan yang sempurna semua ini hanya semu belaka. Hidup itu tipuan yang membuat kita terbuai. Tidak ada sukses dengan mudah tidak ada cara cepat adapun cara pintas itu tidak akan menjadikan pantas. Aku percaya setiap hal butuh proses, jika ingin bahagia harus mencari bahagia itu dan melewati beberapa kendala. Itu normal. . .

Jika ingin semua sesuai keinginan jangan hanya diam. Itu mimpi belaka. Kita harus berjuang melawan segala rintangan. Jika kamu seperti itu aku mulai khawatir, menunggu yang tak pasti berdiam seperti itu. Aku tidak ingin berjuang sendiri mencari dan berjuang, namun kamu hanya meminta madu. Tidak akan pernah aku biarkan duniaku terbalik. Jika tidak ingin berjuang kamu bukan seseorang yang layak di perjuangkan. Perjuangan macam apa jika kamu hanya berusaha menerima dan menikmati semua kerja keras dengan separuh hati yang kamu beri. Ini tidak adil. . .

Sabtu, 30 September 2017

KLARIFIKASI

Kenapa semua pertanyaan membutuhkan jawaban, jawaban yg dirasa berbeda dan tidak sesuai sangat tidak bisa diterima, kenapa semua terhanyut dengan masalah yang mereka hadapi, kenapa mereka terasa pusing dan stress menghadapi masalahnya, kenapa semua harus serba cepat, kenapa seseorang yang seperti siput tidak diperbolehkan bertahan????
Adilkah ini???? Mereka berpendapat dan bebas berpikir sesuka hati, saling menyakiti dalam setiap tindak dan kata, tidak peduli seseorang yang sedang bertahan mulai goyah karena lelah, menghakimi seolah tindakan salah, membiarkan kesalahan mengalir sewajarnya, mungkin aku rasa dunia semakin mendekati hancur. . .

Adakah seseorang yg sabar menunggu hari terakhir?????? Gapai mimpimu, aku sudah bosan, ambisi terlalu munafik untuk seorang sepertiku, aku mulai tidak peduli dengan tatapan tajam, hey aku juga punya mata, cibiran bodoh, hey aku juga punya mulut. . .
Aku tak pernah ingin menjadi seseorang untuk orang lain, mungkin aku mulai egois tapi aku belajar jujur, aku nyaman dengan menjadi diriku sendiri, pergi saja aku tak membutuhkanmu, aku merasa terlalu salah jika harus terjatuh bersamamu, aku ingin melihatmu bahagia, aku bukan pilihan tepat untukmu, pergilah aku pantas dilupakan. . .

Tak bisakah aku menikmati setiap apa yg ku miliki sekarang???? Waktuku adalah milik dan pilihan ku sepenuhnya jangan membuang waktu untuk berkata aku telah mebiarkan waktuku begitu saja.
Aku bisa menjadi apapun semauku, dan aku juga punya aturannya, bukan masalah siapa yang lebih pintar, karena aku berpikir kita semua seperti avatar pengendali setiap elemen yang telah di anugrahi, begitu juga kita si pengendali kehidupan, diriku waktuku, hidupku bukan milikku inilah pemberian dari Pencipta untukku, begitu jg kalian sangat tidak berhak, sudahi saja argumenmu aku sudah sangat cukup mengerti, tapi pandangan kita jauh berbeda.

Kesalahanku biarlah Tuhan yg memberikan hukuman, kebaikanku semoga terus dapat berbuat demikian, aku pikir ini lucu, dan terkadang ini tragis, aku pusat masalah dan aku punya sejuta kunci untuk menyelesaikan masalah.
Terima kasih banyak untuk segalanya. . .

Senin, 18 September 2017

Pikir dulu sebelum posting MEN PENTING NIH !!!!!!!!!!!!!!

Nulis lagi ah, sekarang mau curhat aja tentang sosmed, yang gue yakin semua orang, semua kalangan bahkan bayi yang baru lahir aja udah punya, yah dibikinin akunnya sama ortunyalah masa iya bayi bisa langsung login akun gitu hhahaha (garing sih g lucu) . . . 

Nah nah nah, banyak banget keuntungan dari sosmed ini, semua udah taulah yah media sekarang pasti kebanyakan mainnya online gitu bukan media cetak lagi, informasi apapun lu bisa dapet kalau tau gimana caranya, dengan modal smartphone ditangan dan koneksi internet udah deh nikmatin tuh berseluncur ria, tapi ada yang ngga boleh di lupain klo dari sini juga sumber masalah bisa terjadi.

So, ngga perlu panjang lebar lagi buat intronya, langsung aja ke intinya, jadi gini gue sebagai pengguna aplikasi bersifat pengiriman pesan seperti Whatshapp, merasa sangat sangat sangat terganggu beneran, seriusan deh, asli banget banget banget, bukan masalah aplikasinya melainkan penggunanya yang emang bener mereka temen gue sendiri, maaf bukan mau ngejelekin atau mau buka aib, tapi gue pengen kita belajar aja.

Dari aplikasi ini kita dapat terhubung satu sama lain, ngga cuma personal, tapi juga kita bisa bikin grup dengan beberapa orang di dalamnya, kegiatan chatting semakin seru, dengan segala kemudahan di dalamnya berkirim gambar, video, rekaman suara, dan sebagainya. So itu juga yang jadi pertimbangan, semakin kesini obrolannya semakin ngga jelas aja, selain ngebahas hal yang ngga terlalu penting mereka semakin menjadi jadi mulai dengan gambar - gambar yang gue rasa ngga seharusnya dilihat, dan di grup ini bukan cuma cowok aja ada cewek seperti gue terpaksa ngelihat gambar itu, pas ada notif kita lihat thumbnailnya, dari situ aja udah kelihatan klo lu klik yah makin lah jelas, terus meskipun ngga kelihatan tapi bodohnya gue ini karena belum pernah ngutak ngatik pengaturan Whatshapp jadilah semua media yg diperoleh langsung tersimpan ke galeri. 

Nah diperingatinlah, eh dianggapnya cuma kentut yang ada cuma sepintas aja kemudian hilanglah tuh bau kentut bersama udara, mereka masih ngeyel men teruuuuuuus aja ngirim gambar aneh, dan video yang asli bikin gue nyesel seumur hidup liatnya sumpah eneg banget dah.

Dari sini gue mulai stres men, lah kok gini yah, yaudah gue keluar dari grup yang kaga ada faedahnya ( ah so suci, ah so alim, dih baperan, dih aneh) bodo amatlah, eh malah dimasukin lagi coba sampai berapa kali keluar terus aja gitu sampai gue nyerah yaudahlah . . . 

Pelajarannya ngga semua yang lu posting ke grup itu seru seruan atau bahan candaan atau sekedar untuk meramaikan di perbolehkan, selama itu bukan hal yang ngga baik yah kenapa ngga, lah ini berbau (maaf) mesum gitu gedek lah gue, pikir lagilah kalau mau ngirim apa - apa ke grup itu, ada manfaatnya ngga???? ada yang ga suka ngga??? ada yg kesinggung atau keganggu ga???? kan situ kaga tau yh maen poting aja. 

Dipikir ngirim begituan ngga dosa apa??? ga takut masuk neraka??? ( dih masa iya masuk neraka gitu doang) yah siapa tau men kan kitamh ngga pernah tau apa yang akan terjadi, ayolah berpikir dulu sebelum bertindak, inimh diingetin ngga diwaro, ga diingetin semakin menjadi, udahlah emang punya hak sih buat posting tapi gue juga punya hak buat merasa terganggu karena postingan lu.

"Dih masalah sekecil ini kok di besar - besarin ??'' , "ih cowokmah gitu udah biasa", "ah gak santai lu", "mainnya kurang jauh, pulangnya kurang malem", "panatik!!!!", "merampas kebahagiaan orang lain". hmmmmmmmmm gpp mau gimanapun yah gue udah berusaha lho ngerti, eh tapi klo buat jadi bagian yg menikmati postingan kayanya ngga mau deh sorry.

Dan sekarang terjadilah kaya gini beberapa orang keluar dari grup, karena mungkin mereka jg terganggu sama kaya gue, nah klo udah gini siapa yg di salahin?????? yang posting marahkan merasa di salahkan, yang protes kaya gue juga marahlah ngga terima men, balikin ingatan gue yg ngga pernah nonton video yg lu posting kemarin bisa ngga????? terserah yah mau punya segimana banyak di galeri hp lu, tapi ngga perlulah lu share ke orang - orang hanya buat dapet perhatian, toh ujung - ujungnya lu bakal nyesel sendirikan merasa bersalah, dan dengan entengnya lu bilang "itu suruhan anak -anak bukan gue", gituuuuuu aja mulu sampai semut beranak pinak dan punya pleton sendiri. Ah elah ga gentle amat, gimana klo udah jadi perkara coba, hati - hati lho sekarang udah ada UU ITE meskipun Indonesia masih belum tegas, tapi dengan adanya UU ini yah bisalah jadi alasan ke jalur hukum. Segala sesuatu itu ada aturannya biasakan kita ngikutinlah aturannya. Harus malulah sama hp yang di gadang - gadang pinter eh kita orangnya masih b**o aja.

Segitu aja dah curhatnya, semoga menjadi pelajaran buat kita kedepannya. Yaudah makasih udah baca Arigatou . . .